Jaga Sikap Saat Membaca Buku
Apaan nih, jaga sikap? Iyah, jaga sikap, kata lainnya sopan santun. Jadi jaga sikap tuh juga buat buku, gak cuma buat caper ke calon
mertua aja #eh. Maksudnya di sini, ketika membaca buku, kita perlu memperhatikan beberapa hal supaya buku kita awet dan gak gampang rusak.
Sebenarnya, dalam kitab-kitab semacam Ta'lim Muta'allim dijelaskan secara rinci tentang bagaimana seharusnya seorang pelajar memperlakukan sebuah kitab. Tapi kitab tersebut membahasnya dari segi kemuliaan isi sebuah kitab. Sedangkan di sini kita akan membahas cara memperlakukan sebuah buku dari segi fisiknya secara umum. Apapun bukunya, perlakukan mereka sebagai harta
pusaka, karena catatan peradaban ada di dalamnya.
Masalahnya, buku adalah salah satu benda paling rapuh di dunia setelah hati. #Lah.. Banyak banget hal-hal kecil yang mungkin kamu anggap remeh padahal berdampak mempercepat kerusakan buku. Langsung aja, apa aja sih, yang harus kita hindari saat membaca?
1. Pastikan jari-jari dan tangan kamu kering dan bersih saat hendak
membaca buku. Elapin dulu ke baju, boleh.
Baju bisa dicuci, tapi buku, tidak. Hindari membolak-balik halaman buku dengan
jari yang dibasahi air ludah. Hei, itu mau baca buku apa nutup lubang angin di
ban?
2. Hindari mencoret-coret buku sembarangan, apalagi digambarin wajah gebetan #wett. Kalau sekadar syarah ustadz sih nggak apa-apa. Apalagi tanda tangan penulisnya. Semakin berkesan jadinya. Tapi catatan penting yang lumayan panjang mending pakai sticky note aja. Biar bukumu gak terlihat kotor dan berantakan. Pusing mbacanya lagi entar, ujung-ujungnya malah jadi males baca lagi. #yahh..
3. Berilah identitas kalau buku itu milikmu. Kalau perlu, bikinlah stiker nama atau cap pribadi untuk memberi nama pada bukumu. Ya paling enggak, tulis namamu pakai pulpen. Jangan cuma pensil. Sayang banget kan, kalau bukumu lagi ketinggalan di suatu tempat, terus ditemukan temanmu, tapi gak balik ke kamu karena dia gak tahu itu punya siapa.
4. Sementara
untuk menandai halaman penting, gunakan sticky tape atau pembatas buku. Jangan ditekuk
apalagi dilipat. Sakit tau. Banyak ide pembatas buku keren yang bisa kita buat
sendiri, kalau mau cari di internet.
5. Jangan
baca buku dengan menggulung salah satu sisinya ke belakang. Biasanya buku yang
gak terlalu tebal jadi korban beginian. Waduh, akibatnya buku jadi melengkung
sebelah kalau kaya gitu. Juga hindari meletakkan buku yang masih terbuka
menghadap bawah. Niatnya sih mau dibaca lagi, biar gak lupa sampe halaman
berapa. Lah, tapi jilidan bukunya jangan dikorbankan dong. Bisa cepat lepas
nanti. Mending kasih pembatas buku, terus
tutup. Atau enggak dihapalin aja nomor halaman terakhir yang kamu baca. Itung-itung
mengasah otak.
6. Selalu ingat, buku itu untuk di baca. Bukan untuk lap tanganmu yang kotor. Bukan untuk jadi bantal, apalagi pengganjal pintu. Sebaik apapun kamu menjaga sikap kamu di hadapan dia *buku maksudnya*, sama aja kalau kamu gak merawat buku kamu, atau membiarkannya keropos gara-gara rayap. Simak juga tips merawat buku supaya buku kamu tambah awet dan bisa jadi temanmu seumur hidup #cie.
Udah sih, itu aja. Kalian ada yang punya usul tambahan buat menjaga buku? Silahkan isi di komentar ya...
Simak juga :
0 komentar: