EIN-Nouza MENJAMI: Kumpul Silaturahmi Pertama Antar Anggota

EIN-NOUZA... adalah sebuah komunitas yang menghimpun para masisir baru asal Jawa Barat kedatangan tahun 2015... ia juga merupakan sebuah identitas akan pencarian agung dalam sebaris nama selaksa doa:
"Extraordinary Islamic Azharian
عاجبة الازهريين في ندوة الامة بالذكاء والهداية"

##
Demikian kronologi EIN yang dibacakan oleh MC (Nur Rai) mengawali acara kita sore itu, setelah sebelumnya didahului oleh tilawah Qur'an (Al Anshori) serta sambutan-sambutan dari Ketua panitia (Fathul W), Ketua EIN (Mahmud A) dan ketua HAZIFNA (Afkar F).

Meskipun beberapa kali rencana gagal dan diundur, namun akhirnya agenda kumpul silaturahmi kita yang diberi nama EIN-Nouza MENJAMI (Menjalin Silaturahmi) berhasil diselenggarakan pada hari Jumat 25 Desember di aula Pasangrahan KPMJB. Agenda besar EIN-Nouza yang pertama tersebut berisi nonton bareng, makan-makan, perkenalan Dewan Pengurus (DP) dan tidak ketinggalan selingan berupa hiburan dan doorprize.

Adapun tujuan diadakannya agenda tersebut adalah untuk mempererat silaturahmi antar anggota Ein-Nouza, yang mana kita belum pernah berkumpul akrab lagi setelah ormaba yang lalu. Juga untuk memperkenalkan mereka yang menjadi DP beserta program kerjanya, sehingga diharapkan anggota EIN bisa lebih dekat dengan para pengurus dan "memanfaatkan" mereka sesuai tugas mereka masing-masing.

Sesuai dengan momen akhir tahun dan Maulid Nabi yang sekaligus berdekatan dengan hari Natal, maka dipilihlah film "?" besutan Hanung Bramantyo keluaran tahun 2011. Harapannya, meskipun sering dianggap kontroversial, film tersebut dapat membuka mata kita tentang kenyataan yang akan kita hadapi di masyarakat nanti. Tentang isu dan konflik keagamaan yang demikian sensitif, terutama di Indonesia.

Acara berjalan meriah karena diselingi hiburan EIN band (Roda R, Azmi A), doorprize, dan juga lelucon-lelucon pencair suasana. Terlebih ketika slide-show yang berisi data seluruh anggota EIN-Nouza beserta foto ditayangkan satu persatu. Seluruh hadirin riuh rendah mendapati foto mereka masing-masing terpampang di layar.

Acara ditutup dengan beberapa pengumuman oleh Divisi Kaderisasi KPMJB (kak Rizki) tentang rihlah ke Sinai, dan tak lupa foto bersama.

##
Jika Keluarga Paguyuban Masyarakat Jawa Barat di Mesir seumpama sebuah galeri, maka EIN-NOUZA adalah sebingkai lukisan yang terpajang di dalamnya. Adapun kita semua tidak lain adalah kuas, yang mana setiap dari kita membawa warna dan corak yang berbeda.

Sebuah lukisan menjadi sempurna karena penggabungan warnanya yang bermacam-macam. Begitu pula kita, EIN-NOUZA yang akan semakin kokoh dalam persatuan dan harmonisasi perbedaan.

Semoga, dengan persatuan yang dimulai dari kebersamaan kali ini, kita dapat terus maju melangkah dan menggores warna bersama-sama. Hingga akhirnya meninggalkan jejak lukisan yang luar biasa, yaitu lukisan Islam dari sudut pandang Manhaj Wasathiyah yang Rahmatan Lil Alamin.

--
Red: CN




















































0 komentar:

luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com