Mujahid fii saibilillah

Sahabat kita, Pelajar Darul Lughoh yang bernama lengkap Achmad Giyats Nurul
Huda, asal Purwodadi Jawa Tengah tewas tertabrak mobil ketika menyebrang di
Hayy Sadis, tepat pada hari Kamis (3/12).
Achmad Giyats Nurul Huda putra K.H.Huda Grobongan, Jawa Tengah adalah salah
satu santri berprestasi di pesantren Al-Anwar Sarang. Tahun lalu ia termasuk
peserta MQK (Musabaqah Qiraatul Kutub) di Jambi mewakili Jawa Tengah di bidang
Ushul Fiqh tingkat tertinggi, dan ia menempati juara pertama nasional. Selama
mengikuti perlombaan, dia mempunya kemampuan baca dan penjelasan diatas
rata-rata seusianya. Para masisir sangat kehilangan sosok cendikiawan seperti
Achamad Giyats Nurul Huda, dan hampir seluruh MABA, para Masyayikh dan asaatidz
turut berduka cita dan ikut mensholatkan jenazah, Almarhum di sholatkan ba’da
Ashar di masjid Azhar (5/12).
Tepat seminggu berlalu, kemarin (11/12) Marhalah Hazifna mengadakan Do’a bersama di Griya Jawa Tengah (KSW).
Kita tidak pernah tahu saiapa yanga akan dipanggil untuk menghadap
kepada-Nya. Kita tidak pernah tahu kapan dan siapa yang akan dipanggil
selanjutnya, 3 hal yang akan pernah bisa kembali ; waktu, perkataan, dan umur.
Mari kita pergunakan sisa umur kita dalam kebaikkan dari yang terkecil, karna
kita tidak tahu amalan yang mana yang akan menjadi jaminan kita untuk bisa
masuk ke Syurga-Nya.
0 komentar: