Haflah Maulid Nabi 1437 H di DL
SELASA
(22/12). Siang itu ratusan mahasiswa memadati auditorium Markaz Lugoh,
Hay Sadis. Mereka menghadiri acara haflah yang diselenggarakan oleh
al-Azhar al-Sharif Al-Sheikh Zayed Center for NON Native bekerja sama
dengan The World Association for al-Azhar Graduates (WAAG). Adapun
tujuannya adalah untuk memperingati Maulid Nabi yang jatuh tepat pada
hari esoknya, sekaligus merayakan Hari Bahasa Arab sebagai Bahasa
International yang bertepatan dengan tanggal 18 Desember 2015 lalu.
Turut hadir dalam haflah tersebut Grand Syaikh Al-Azhar Syaikh Ahmad Thayyib, beberapa syaikh dan dosen dari Universitas Al-Azhar, beserta perwakilan dari pimpinan WAAG Al-Azhar.
Haflah dibuka dengan lantunan bacaan Al-Quran oleh Syaikh Usamah al-Azhariy yang indah dan luar biasa, karena beliau membacanya secara hafalan di luar kepala.
Kemudian dilanjutkan oleh penampilan nasyid dari kelompok munsyid mahasiswa Al-Azhar. Mereka dengan apik membawakan syair Arab yang cukup panjang, yang mana berisi puji-pujian kepada Nabi junjungan Muhammad SAW.
Berikutnya adalah nasihat dan pesan dari para ulama', yang mana intinya menekankan pada kemuliaan Nabi Muhammad SAW dan kelebihan beiau dibanding para Nabi lainnya. Tak terlewatkan pula penjelasan tentang bolehnya memperingati Maulid Nabi dan bantahan terhadap mereka yang mengharamkannya.
Yang istimewa, turut diundang dalam haflah tersebut perwakilan pemuda dan pemudi asal Brazil sebagai pembicara tamu. Mereka adalah para muallaf yang juga belajar Bahasa Arab di Markaz Lughah Sheikh Zayed Mesir. Meskipun Bahasa Arab mereka masih terbata-bata, namun dengan semangat mereka berbicara tentang keinginan mereka untuk terus mempelajari agama Islam di Mesir, khususnya Al-Azhar. Mereka juga membuat para hadirin terharu ketika mendengar cita-cita mereka mengajarkan dan menyebarkan Islam di Amerika Latin.
Tidak ketinggalan penampilan kelompok munsyid dari pelajar Markaz Lughah yang memukau. Para hadirin pun sampai ikut bernasyid "Qamarun Sidnan Nabiy" bersama mereka, yang sekaligus menandai berakhirnya acara pada sore hari itu.
Red: CN
Turut hadir dalam haflah tersebut Grand Syaikh Al-Azhar Syaikh Ahmad Thayyib, beberapa syaikh dan dosen dari Universitas Al-Azhar, beserta perwakilan dari pimpinan WAAG Al-Azhar.
Haflah dibuka dengan lantunan bacaan Al-Quran oleh Syaikh Usamah al-Azhariy yang indah dan luar biasa, karena beliau membacanya secara hafalan di luar kepala.
Kemudian dilanjutkan oleh penampilan nasyid dari kelompok munsyid mahasiswa Al-Azhar. Mereka dengan apik membawakan syair Arab yang cukup panjang, yang mana berisi puji-pujian kepada Nabi junjungan Muhammad SAW.
Berikutnya adalah nasihat dan pesan dari para ulama', yang mana intinya menekankan pada kemuliaan Nabi Muhammad SAW dan kelebihan beiau dibanding para Nabi lainnya. Tak terlewatkan pula penjelasan tentang bolehnya memperingati Maulid Nabi dan bantahan terhadap mereka yang mengharamkannya.
Yang istimewa, turut diundang dalam haflah tersebut perwakilan pemuda dan pemudi asal Brazil sebagai pembicara tamu. Mereka adalah para muallaf yang juga belajar Bahasa Arab di Markaz Lughah Sheikh Zayed Mesir. Meskipun Bahasa Arab mereka masih terbata-bata, namun dengan semangat mereka berbicara tentang keinginan mereka untuk terus mempelajari agama Islam di Mesir, khususnya Al-Azhar. Mereka juga membuat para hadirin terharu ketika mendengar cita-cita mereka mengajarkan dan menyebarkan Islam di Amerika Latin.
Tidak ketinggalan penampilan kelompok munsyid dari pelajar Markaz Lughah yang memukau. Para hadirin pun sampai ikut bernasyid "Qamarun Sidnan Nabiy" bersama mereka, yang sekaligus menandai berakhirnya acara pada sore hari itu.
Red: CN







0 komentar: